Tuesday, 24 May 2016

Obat herbal muntaber

Ini adalah kisah 2 anakku yang satu berumur 1,5 tahun ( cewek ) dan satunya lagi berumur 4 tahun ( cowok) keduanya terkena muntaber , mungkin mereka mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi dengan bakteri , saya sudah membawanya ke rumah sakit , namun selang 3 hari kemudian kami bawa pulang , saya terpaksa bawa pulang karena belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang signifikan , hanya sedikit saja perubahannya , sang adik mungkin akan menunjukkan perubahan perbaikan sekitar 70% , namun sang kakak hanya menunjukkan perubahan sekitar 30 % saja , keduanya nampak terlihat stress , anakku yang perempuan masih mencret namun muntahnya sudah tidak ada , hanya mungkin sehari sekali - sedangkan sang kakak masih muntah dan mencret terus- terusan .

Setelah browsing di internet , yang saya cari adalah obat herbal untuk mengobati muntaber ( muntah - berak ) dan didapatkan beberapa obat herbal diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Air kelapa muda murni yang diminum secara langsung tanpa es , gula , bahkan disarankan tidak menggunakan wadah seperti gelas , baskom , mangkok , dll , katanya disuruh tenggak langsung dari kelapa. 
  2. Daun jambu biji sebanyak 6 biji - 1 buah pisang biji yang masih muda - Semua bahan tadi ditumbuk hingga halus  dan tambahkan air secukupnya, airnya diperas dan diminum sehari 3 x 
  3. Tiga siung bawang putih di gerus kemudian tambahkan garam , lalu seduh dengan air panas , setelah dingin bisa langsung diminum . 
  4. Rebus beberapa biji daun sembung sehari 3 x 

Monday, 16 May 2016

Cerita awal terjadinya peristiwa Rohingya

Masih segar dalam ingatan kita , para imigran Rohingya yang ditolak oleh beberapa negara di Asean , namun berkat hati nurani yang dimilik oleh masyarakat Aceh dan pemerintah setempat akhirnya mereka bisa mendarat dan diselamatkan disana , mereka terapung-apung di lautan dengan asupan makanan dan minuman yang serba kekurangan , bahkan mereka hanya mengkonsumsi bubur satu mangkok per hari . Lalu bagaimana awal cerita yang sebenarnya terjadi pada mereka , ikuti terus artikel ini :


Awal cerita peristiwa Rohingya : 

Di  sebuah desa ( Myanmar ) , ada seorang gadis beragama Budha yang bernama  Ma Thida Htwe  ( 27 th ) , gadis itu bekerja sebagai tukang jahit . Setiap hari ia pulang pergi jalan kaki dari rumahnya menuju ke tempat kerjanya . Hingga pada suatu waktu tepatnya pada tanggal 28 mei 2012 jam 17.15 waktu setempat,  sewaktu gadis yang bernama Ma Thida Htwe ini pulang dari tempat ia bekerja , ditengah perjalanan di tepi hutan bakau  dekat pohon alba , gadis ini diperkosa dan dibunuh oleh seseorang . Kondisi mayat gadis itu ditemukan dalam keadaan yang sangat mengenaskan , peristiwa pembunuhan yang disertai pemerkosaan ini dilaporkan oleh saudaranya yang bernama U Win Maung. 

Singkat cerita , berdasarkan pemeriksaan dan olah TKP akhirnya kepolisian menetapkan 3 orang pemuda yang menjadi pelakunya , mereka adalah :


  • Htet Htet (a) Rawshi bin U Kyaw Thaung Muslim)
  • Rawphi bin Sweyuktamauk (Muslim)&nbsp
  • Khochi bin Akwechay (Muslim).


Dari hasil pemeriksaan polis rupanya yang menjadi otak pelaku adalah Htet Htet , ia tau aktifitas harian yang dilakukan oleh Ma Thida Htwe  yang tiap hari pulang pergi antara desa Thabyechaung dan desa Kyauknimaw, .  menurut pengakuan Htet Htet , ia melakukan perbuatan kejinya ini lantaran ia butuh uang untuk menikahi seorang gadis. Disaat Ma thida htwe lewat sendirian , Htet-Htet ( Rashwi , Raphwi dan Khoci sudah menunggunya di dekat pohon alba dan langsung menodongkan senjata tajam ke arahnya , mereka memperkosa gadis itu dan membunuhnya , serta mereka juga merampok perhiasan yang dikenakan oleh Ma Thida Htwe

Rupanya pergesekan antar umat beragama muslim dan budha , masalah politik dan masalah ekonomi di sana sudah terjadi sejak lama , dan sekarang diperparah dengan kejadian pembunuhan disertai pemerkosaan ini , tentu bara api yang siap membakar ini akan menjadi -jadi.  Warga tidak tinggal diam , mereka tidak terima , salah seorang warganya diperlakukan seperti itu ( dibunuh dan diperkosa ) , Masyarakat marah pada ketiga pemuda tadi , dan mendatangi kantor polisi , untungnya polisi bergerak cepat , untuk mencegak amukan warga ketiga pemuda tadi segera dikirim ke Penjara Kyaukpyu.

Hari - hari terus berlalu , gesekan antar umat beragama terus terjadi , antara umat muslim dan umat Budha saling bunuh , hingga kaum muslimin terusir dari daerahnya sendiri dan Luntang-lantung di lautan , mereka berharap akan ada negara yang mau menerima mereka , Dan akhirnya mereka diselamatkan oleh warga Aceh dan pemerintah setempat. 

Sumber Informasi

Apa itu mobile friendly